Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Presiden Joko Widodo, Dugaan Tambang Ilegal Mengoptimalkan Penegakan Hukum

Foto: Media Ganesha | Informasi: Wawan

Media Ganesha - Presiden Joko Widodo, Dugaan Tambang Ilegal Mengoptimalkan Penegakan Hukum, Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo, Arsjad Rasjid angkat bicara soal langkah Bacapres Ganjar Pranowo terkait dugaan maraknya tambang ilegal di Ibu Kota Negara (IKN).  Arsjad mengklaim, Ganjar akan selalu mengedepankan hukum dalam menyelesaikan persoalan tambah ilegal di manapun termasuk jika terbukti ada di IKN.
"Salah satu komitmen Mas Ganjar adalah memastikan bahwa penerapan hukum itu harus clear kedepannya, itu beliau selalu katakan," ujar Arsjad Rasjid seusai diskusi bertajuk 'Capres Pilihan NKRI' di Rumah Aspirasi Ganjar Pranowo, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Jumat, 6 Oktober 2023.

Arsjad mengatakan IKN sudah jelas dan Ganjar Pranowo bakal melanjutkan pembangunan IKN yang telah mulai digarap pada pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) saat ini. Sementara tambang ilegal, kata Arsjad, jadi pekerjaan rumah bersama untuk diberantas, tidak hanya di IKN, melainkan di seluruh Indonesia. "Kan dua hal yang berbeda, ya satu kan IKN itu kan sudah clear kita berbicara. Kalau itu (tambang ilegal) kan memang adalah PR bukan hanya di sekitar IKN tapi di mana-mana," kata Arsjad.

Arsjad menambahkan, selain mengoptimalkan penegakan hukum, Ganjar akan mengedepankan semangat gotong royong dalam mengatasi persoalan bangsa. Karena itu, ditekankan Arsjad, Ganjar Pranowo bakal mengundang semua pihak untuk mencari solusi terbaik terhadap suatu masalah. "Jadi ini tantangan kita, jadi balik lagi bahwa kita harus jadi penyeimbang kesejahteraan akan kami lakukan tapi hukum harus kita tetap menjadi bahan-lah fondasi yang kita ada, tapi tadi upaya ini enggak bisa sendiri, gotong royong," imbuhnya.